Melihat burung? Identifikasi seketika dengan aplikasi Birdby
Buka aplikasiTentang
Cisticola Juncidis adalah burung pengicau kecil yang tersebar luas, dikenal karena pola penerbangannya yang bergelombang dan panggilan 'zitting' yang khas. Burung ini sering ditemukan di habitat padang rumput terbuka, lahan pertanian, dan rawa-rawa di seluruh wilayah Paleartik, Afrika, Asia, dan Australasia. Meskipun kecil dan sering tersembunyi di vegetasi, suaranya yang berulang-ulang membuatnya mudah dikenali.
Ukuran dan masa hidup
- Panjang
- 10-12 cm
- Bentang sayap
- 13-15 cm
- Berat
- 6-13 g
- Masa hidup
- 2-3 tahun di alam liar
- Makanan
- Insektivora
Ciri fisik
- Bulu
- Bagian atas berwarna coklat kekuningan dengan garis-garis hitam tebal, terutama di punggung dan mahkota. Bagian bawah berwarna putih kekuningan. Ekor pendek, sering dikibaskan, dengan ujung putih yang terlihat saat terbang. Terdapat sedikit variasi geografis dalam intensitas warna dan pola garis.
- Bentuk paruh
- Paruh kecil, ramping, dan runcing, berwarna coklat kehitaman di bagian atas dan lebih terang di bagian bawah.
- Warna mata
- Mata berwarna coklat gelap.
- Warna kaki
- Kaki dan jari berwarna merah muda kecoklatan.
- Ciri pembeda
- Ukuran kecil, pola garis-garis di punggung, ekor pendek dengan ujung putih yang sering dikibaskan, dan pola penerbangan bergelombang yang khas saat bernyanyi.
- Penampilan muda
- Burung muda memiliki bulu yang lebih kusam dan kurang bergaris dibandingkan dewasa, dengan warna kekuningan yang lebih menonjol di bagian bawah.
- Perubahan musiman
- Pada musim kawin, garis-garis di punggung dan mahkota menjadi lebih kontras dan jelas. Ekor juga cenderung sedikit lebih panjang pada musim kawin dibandingkan non-kawin.
- Dimorfisme seksual
- Tidak ada dimorfisme seksual yang mencolok dalam penampilan. Jantan dan betina memiliki bulu yang serupa.
Cara identifikasi
- 1
Ukuran dan Bentuk
Burung pengicau kecil, ramping, dengan ekor pendek yang sering dikibaskan.
- 2
Warna Bulu
Punggung coklat kekuningan dengan garis-garis hitam tebal, bagian bawah putih kekuningan. Perhatikan ujung ekor putih.
- 3
Pola Penerbangan
Penerbangan bergelombang yang khas, terutama saat bernyanyi di udara.
- 4
Suara
Panggilan 'zitting' atau 'zit-zit-zit' yang monoton dan berulang-ulang adalah kunci identifikasi utama.
- 5
Habitat
Cari di padang rumput terbuka, lahan pertanian, atau area dengan rumput tinggi.
Habitat dan persebaran
- Bioma
- Padang rumput, lahan basah, lahan pertanian, semak belukar, rawa-rawa, sawah.
- Persebaran geografis
- Tersebar luas di sebagian besar Eropa selatan, Afrika, Asia (termasuk Asia Tenggara dan Indonesia), dan Australasia.
- Rentang ketinggian
- Dari permukaan laut hingga sekitar 2.000 meter, tergantung wilayah geografis.
- Lingkungan yang disukai
- Area terbuka dengan vegetasi rendah dan lebat seperti rumput tinggi, alang-alang, atau tanaman pertanian yang menyediakan tempat berlindung dan berburu serangga. Menghindari hutan lebat.
Perilaku
- Waktu aktivitas
- Diurnal (aktif di siang hari).
- Kebiasaan makan
- Mencari makan di antara vegetasi rendah, memakan serangga kecil dan invertebrata lainnya seperti belalang, kumbang, laba-laba, dan larva. Mereka bergerak lincah di antara dedaunan dan rumput.
- Perilaku sosial
- Umumnya soliter atau berpasangan selama musim kawin. Tidak membentuk kawanan besar. Cukup teritorial selama musim kawin.
- Pola terbang
- Penerbangan bergelombang yang khas, terutama saat jantan melakukan 'display flight' di atas wilayahnya sambil mengeluarkan panggilan 'zitting' yang berulang-ulang. Penerbangan jarak pendek biasanya cepat dan langsung.
- Pola migrasi
- Sebagian besar populasi di daerah tropis adalah residen. Populasi di daerah beriklim sedang di Eropa dan Asia dapat bermigrasi jarak pendek ke selatan selama musim dingin.
- Teritorialitas
- Jantan sangat teritorial selama musim kawin, mempertahankan wilayahnya dengan nyanyian dan penerbangan display.
Kicauan dan suara
- Kicauan
- Nyanyiannya adalah serangkaian panggilan 'zitting' atau 'zit-zit-zit' yang monoton dan berulang-ulang, seringkali diucapkan saat burung terbang bergelombang tinggi di udara. Variasi regional mungkin ada, tetapi pola dasarnya konsisten.
- Panggilan
- Selain nyanyian 'zitting', mereka juga memiliki panggilan kontak 'chip' atau 'tchip' yang lembut saat mencari makan atau berkomunikasi dengan pasangannya.
- Kapan bersuara
- Paling vokal selama musim kawin, terutama di pagi hari dan sore hari. Jantan dapat bernyanyi terus-menerus selama berjam-jam untuk menarik betina dan mempertahankan wilayah.
Reproduksi
- Musim kawin
- Bervariasi secara geografis, tetapi umumnya dari musim semi hingga musim panas (misalnya, April-Agustus di Eropa, sepanjang tahun di daerah tropis dengan puncak saat musim hujan).
- Kebiasaan bersarang
- Sarang berbentuk cangkir yang dalam, terbuat dari rumput dan serat tanaman, seringkali dianyam dengan jaring laba-laba untuk kekuatan dan elastisitas. Sarang biasanya tersembunyi dengan baik di antara rumput tinggi atau vegetasi rendah, dekat dengan tanah.
- Jumlah telur
- 3-6 telur.
- Deskripsi telur
- Telur berjumlah 3-6, berwarna putih kebiruan atau kehijauan pucat dengan bintik-bintik dan bercak coklat kemerahan atau ungu, terutama di ujung yang lebih besar.
- Masa inkubasi
- 10-14 hari, sebagian besar dilakukan oleh betina.
- Masa terbang
- 11-15 hari setelah menetas, anak burung meninggalkan sarang.
- Perawatan orang tua
- Kedua induk memberi makan anak-anaknya, meskipun betina melakukan sebagian besar inkubasi dan perawatan awal.
Di mana ditemukan
Padang Rumput
Area terbuka dengan rumput tinggi dan semak belukar.
Lahan Pertanian
Sawah, ladang jagung, atau area pertanian lain yang tidak terlalu padat.
Rawa-rawa dan Lahan Basah
Tepi rawa atau area dengan vegetasi air yang lebat.
Tips lapangan
- Dengarkan Suara. Panggilan 'zitting' yang berulang-ulang adalah cara terbaik untuk mendeteksi keberadaan burung ini, bahkan sebelum Anda melihatnya.
- Perhatikan Penerbangan Display. Jantan sering terbang tinggi dalam pola bergelombang sambil bernyanyi. Ini adalah kesempatan bagus untuk melihatnya.
- Gunakan Teropong. Karena ukurannya yang kecil dan kebiasaannya bersembunyi di vegetasi, teropong sangat membantu untuk pengamatan detail.
- Bersabar. Mereka bisa sangat aktif tetapi juga pandai bersembunyi. Duduklah dengan tenang dan amati area yang sesuai.
Spesies serupa
Cisticola Ekor-kipas
Cisticola exilis
Cisticola Ekor-kipas memiliki warna yang lebih kuning cerah di bagian bawah dan ekor yang lebih pendek dan sering dikembangkan seperti kipas. Pola garis di punggung Cisticola Ekor-kipas juga cenderung lebih halus.
Cisticola Coklat
Cisticola brunnescens
Cisticola Coklat memiliki warna yang lebih seragam coklat di bagian atas dan kurang bergaris. Panggilannya juga berbeda, tidak memiliki pola 'zitting' yang khas.
Fakta singkat
- Nama Umum:
- Cisticola Juncidis
- Nama Ilmiah:
- Cisticola juncidis
- Keluarga:
- Cisticolidae
- Ukuran:
- Kecil (10-12 cm)
- Diet:
- Serangga
- Status Konservasi:
- Least Concern
- Ciri Khas:
- Panggilan 'zitting' dan penerbangan bergelombang
Fakta menarik
- Cisticola Juncidis memiliki salah satu rentang geografis terluas di antara semua burung pengicau kecil, membentang dari Eropa hingga Australia.
- Nama 'Zitting' berasal dari suara khasnya yang berulang-ulang, yang merupakan cara jantan menarik perhatian dan mempertahankan wilayah.
- Meskipun kecil, mereka adalah pembangun sarang yang terampil, menggunakan jaring laba-laba untuk mengikat rumput dan serat tanaman menjadi sarang yang kuat dan fleksibel.
- Ekornya yang pendek dan sering dikibaskan adalah ciri perilaku yang membantu identifikasi di lapangan.
Klasifikasi ilmiah
- Kerajaan
- Animalia
- Filum
- Chordata
- Kelas
- Aves
- Ordo
- Passeriformes
- Famili
- Cisticolidae
- Genus
- Cisticola
- Spesies
- Cisticola juncidis
Jelajahi Cisticola Juncidis
Identifikasi burung di mana saja
Gratis di iOS, Android, dan Web. Identifikasi foto & suara, database spesies lengkap, dan daftar pribadi Anda.