Birdby LogoBirdby
Cinenen Kelabu (Orthotomus sutorius)

Cinenen Kelabu

Least Concern

Orthotomus sutorius

Melihat burung? Identifikasi seketika dengan aplikasi Birdby

Buka aplikasi

Tentang

Cinenen Kelabu (Orthotomus sutorius) adalah burung pengicau kecil yang terkenal dengan kemampuannya menjahit daun untuk membuat sarang. Burung ini memiliki tubuh ramping, ekor panjang yang sering ditegakkan, dan paruh runcing. Cinenen Kelabu adalah burung yang lincah dan vokal, sering ditemukan di semak belukar dan taman di seluruh Asia Selatan dan Tenggara.

Ukuran dan masa hidup

Panjang
10-14 cm
Bentang sayap
13-15 cm
Berat
6-10 g
Masa hidup
2-4 tahun di alam liar
Makanan
Insektivora

Ciri fisik

Bulu
Bagian atas tubuh berwarna hijau zaitun kusam, bagian bawah putih keabu-abuan. Mahkota dan tengkuk berwarna coklat kemerahan (rufous). Terdapat garis hitam tipis di sisi leher pada jantan dewasa saat musim kawin. Ekor panjang, sering ditegakkan.
Bentuk paruh
Ramping, runcing, dan sedikit melengkung ke bawah, berwarna coklat kehitaman pada bagian atas dan lebih terang pada bagian bawah.
Warna mata
Kuning pucat hingga coklat kekuningan.
Warna kaki
Merah muda pucat hingga coklat kemerahan.
Ciri pembeda
Mahkota rufous yang mencolok, ekor panjang yang sering ditegakkan, dan perilaku menjahit daun untuk sarang.
Penampilan muda
Burung muda memiliki warna yang lebih kusam dibandingkan dewasa, dengan mahkota yang kurang rufous dan bagian bawah yang lebih kekuningan. Garis hitam di leher tidak ada pada jantan muda.
Perubahan musiman
Perubahan musiman pada bulu tidak signifikan, kecuali pada jantan dewasa yang menunjukkan garis hitam di sisi leher yang lebih menonjol selama musim kawin.
Dimorfisme seksual
Jantan dan betina memiliki penampilan yang sangat mirip. Perbedaan utama adalah pada jantan dewasa saat musim kawin, bulu di sisi leher menjadi lebih gelap dan memanjang, membentuk 'kumis' hitam yang lebih jelas. Ekor jantan juga cenderung sedikit lebih panjang.

Cara identifikasi

  1. 1

    Mahkota dan Tengkuk

    Perhatikan warna coklat kemerahan (rufous) yang khas pada mahkota dan tengkuknya. Ini adalah ciri paling menonjol.

  2. 2

    Ekor

    Ekornya panjang dan sering ditegakkan ke atas, bergerak-gerak saat burung mencari makan atau berkicau.

  3. 3

    Ukuran dan Bentuk Tubuh

    Burung kecil, ramping, dengan paruh runcing. Gerakannya lincah dan gesit di antara dedaunan.

  4. 4

    Suara

    Dengarkan nyanyiannya yang keras, berulang, dan monoton seperti 'chee-up chee-up'. Suara ini sering terdengar sebelum burung terlihat.

  5. 5

    Perilaku Menjahit Sarang

    Jika Anda beruntung, Anda mungkin bisa mengamati perilaku uniknya menjahit daun untuk sarang, meskipun ini lebih sulit diamati di alam liar.

Habitat dan persebaran

Bioma
Hutan sekunder, semak belukar, kebun, taman, lahan pertanian, hutan mangrove, dan area bervegetasi lebat lainnya.
Persebaran geografis
Asia Selatan dan Tenggara, termasuk India, Sri Lanka, Bangladesh, Myanmar, Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam, Malaysia, Singapura, Indonesia (Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali), dan Tiongkok bagian selatan.
Rentang ketinggian
Umumnya ditemukan dari dataran rendah hingga ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut, meskipun kadang-kadang dapat ditemukan lebih tinggi.
Lingkungan yang disukai
Area dengan semak belukar padat, pohon-pohon kecil, dan vegetasi rimbun yang menyediakan tempat berlindung dan sumber makanan serangga.

Perilaku

Waktu aktivitas
Diurnal, paling aktif di pagi hari dan sore hari.
Kebiasaan makan
Mencari makan secara aktif di antara dedaunan dan semak-semak, memakan serangga kecil, larva, dan laba-laba. Mereka sering terlihat melompat-lompat di antara ranting-ranting, memeriksa bagian bawah daun.
Perilaku sosial
Umumnya soliter atau berpasangan. Mereka sangat teritorial, terutama selama musim kawin, dan akan mengusir penyusup dengan panggilan keras.
Pola terbang
Penerbangan pendek, cepat, dan bergelombang di antara semak-semak. Tidak terbang jauh di tempat terbuka.
Pola migrasi
Burung penetap (residen) di sebagian besar wilayah jelajahnya, tidak melakukan migrasi jarak jauh. Mungkin ada pergerakan lokal kecil terkait ketersediaan makanan atau musim kawin.
Teritorialitas
Sangat teritorial, terutama jantan, yang akan mempertahankan wilayahnya dengan nyanyian dan pengejaran agresif terhadap burung lain.

Kicauan dan suara

Kicauan
Nyanyiannya adalah serangkaian siulan keras, berulang, dan monoton seperti 'chee-up chee-up chee-up' atau 'twee-twee-twee'. Variasi regional dalam nyanyian cukup umum.
Panggilan
Panggilan alarm berupa 'chip-chip-chip' yang cepat dan tajam. Juga memiliki panggilan kontak 'tchip' atau 'twick' yang lembut.
Kapan bersuara
Sering berkicau sepanjang hari, terutama di pagi hari dan sore hari, serta saat mempertahankan wilayah atau mencari pasangan.

Reproduksi

Musim kawin
Bervariasi tergantung wilayah, tetapi umumnya terjadi selama musim hujan atau musim semi/panas (misalnya, Maret-Desember di India, sepanjang tahun di beberapa daerah tropis).
Kebiasaan bersarang
Terkenal karena sarangnya yang unik. Mereka menjahit dua atau lebih daun besar bersama-sama menggunakan serat tanaman atau benang laba-laba sebagai 'benang', membentuk kantung tempat sarang sebenarnya dibangun. Sarang berbentuk cangkir kecil terbuat dari rumput halus dan serat tanaman, dilapisi dengan bahan yang lebih lembut seperti kapas atau bulu.
Jumlah telur
2-5 telur, rata-rata 3-4 telur.
Deskripsi telur
2-5 telur per sarang. Telur berwarna putih atau putih kehijauan pucat, dengan bintik-bintik atau bercak merah kecoklatan atau ungu yang terkonsentrasi di ujung tumpul.
Masa inkubasi
Sekitar 10-12 hari, dilakukan oleh betina.
Masa terbang
Anak burung meninggalkan sarang sekitar 10-12 hari setelah menetas.
Perawatan orang tua
Kedua induk memberi makan dan merawat anak-anaknya. Jantan juga membantu dalam pembangunan sarang dan pertahanan wilayah.

Di mana ditemukan

Taman dan Kebun

Sering ditemukan di taman kota, kebun rumah, dan area hijau lainnya dengan semak-semak padat.

Hutan Sekunder dan Semak Belukar

Habitat alami mereka adalah hutan sekunder, tepi hutan, dan area semak belukar yang rimbun.

Lahan Pertanian

Dapat ditemukan di sekitar lahan pertanian yang memiliki vegetasi penutup.

Tips lapangan

  1. Dengarkan Suara. Cinenen Kelabu sangat vokal. Seringkali lebih mudah mendengar suaranya sebelum melihat burungnya. Ikuti sumber suara untuk menemukannya.
  2. Perhatikan Gerakan di Semak. Mereka bergerak cepat di antara dedaunan. Cari gerakan kecil di semak-semak atau pohon-pohon kecil.
  3. Gunakan Teropong. Karena ukurannya yang kecil dan kebiasaannya bersembunyi di vegetasi, teropong sangat membantu untuk identifikasi detail.
  4. Bersabar. Meskipun umum, mereka bisa sulit difoto atau diamati dengan jelas karena sifatnya yang lincah dan cenderung bersembunyi.

Spesies serupa

Cinenen Merah

Orthotomus ruficeps

Cinenen Merah memiliki mahkota dan tengkuk berwarna merah karat yang lebih luas dan lebih cerah, serta bagian bawah yang lebih kekuningan dibandingkan Cinenen Kelabu yang mahkotanya coklat kemerahan dan bagian bawahnya putih keabu-abuan.

Cinenen Gunung

Orthotomus cucullatus

Cinenen Gunung memiliki mahkota dan tengkuk berwarna abu-abu gelap atau hitam, bukan rufous. Bagian bawahnya juga lebih kuning cerah. Habitatnya juga cenderung di dataran tinggi.

Fakta singkat

Nama Umum:
Cinenen Kelabu
Nama Ilmiah:
Orthotomus sutorius
Keluarga:
Cisticolidae
Ukuran:
Kecil (10-14 cm)
Diet:
Serangga
Status Konservasi:
Least Concern
Ciri Khas:
Mahkota rufous, ekor tegak, sarang dijahit

Fakta menarik

  • Nama 'Tailorbird' (burung penjahit) berasal dari kebiasaan uniknya menjahit daun untuk membuat sarang, sebuah adaptasi yang luar biasa untuk melindungi telur dan anak-anaknya.
  • Meskipun kecil, Cinenen Kelabu memiliki suara yang sangat keras dan dapat terdengar dari jarak yang cukup jauh, terutama saat mempertahankan wilayahnya.
  • Mereka menggunakan serat tanaman, benang laba-laba, atau bahkan benang buatan manusia yang mereka temukan untuk 'menjahit' daun.
  • Cinenen Kelabu adalah salah satu burung yang paling sering terlihat di lingkungan perkotaan di Asia, menunjukkan adaptasi yang baik terhadap habitat yang dimodifikasi manusia.

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan
Animalia
Filum
Chordata
Kelas
Aves
Ordo
Passeriformes
Famili
Cisticolidae
Genus
Orthotomus
Spesies
Orthotomus sutorius

Jelajahi Cinenen Kelabu

Identifikasi burung di mana saja

Gratis di iOS, Android, dan Web. Identifikasi foto & suara, database spesies lengkap, dan daftar pribadi Anda.

Buka di aplikasi