Birdby LogoBirdby
Eurasian Scops Owl (Otus scops)

Eurasian Scops Owl

Least Concern

Otus scops

Melihat burung? Identifikasi seketika dengan aplikasi Birdby

Buka aplikasi

Tentang

Eurasian Scops Owl adalah burung hantu kecil nokturnal yang terkenal dengan kamuflase yang sangat baik dan panggilan monotonnya yang khas. Burung ini adalah migran jarak jauh yang menghabiskan musim dingin di Afrika sub-Sahara dan berkembang biak di sebagian besar Eropa dan Asia. Meskipun ukurannya kecil, ia adalah predator serangga dan invertebrata lainnya yang efisien.

Ukuran dan masa hidup

Panjang
19-21 cm
Bentang sayap
47-54 cm
Berat
60-135 g
Masa hidup
Hingga 6 tahun di alam liar, lebih lama di penangkaran
Makanan
Karnivora (terutama insektivora)

Ciri fisik

Bulu
Bulu berwarna abu-abu kecoklatan dengan garis-garis gelap dan bintik-bintik halus, memberikan kamuflase yang sangat baik menyerupai kulit kayu. Bagian bawah lebih terang dengan garis-garis vertikal gelap. Terdapat garis skapular pucat yang menonjol di bahu. Telinga (ear tufts) kecil dan sering tidak terlihat kecuali saat burung waspada.
Bentuk paruh
Paruh kecil, melengkung, dan tajam, berwarna abu-abu kehitaman.
Warna mata
Mata besar, bulat, berwarna kuning cerah.
Warna kaki
Kaki berbulu hingga ke jari-jari, berwarna abu-abu kecoklatan.
Ciri pembeda
Ukuran kecil, telinga yang dapat ditegakkan (meskipun sering tersembunyi), mata kuning cerah, dan pola bulu yang sangat samar menyerupai kulit kayu. Garis skapular pucat adalah ciri khas yang baik.
Penampilan muda
Burung muda memiliki bulu yang lebih halus dan kurang jelas polanya dibandingkan dewasa, dengan pola bergaris-garis (barred) yang lebih menonjol di bagian bawah dan kepala. Telinga mungkin kurang berkembang.
Perubahan musiman
Tidak ada perubahan bulu musiman yang signifikan. Bulu tetap sama sepanjang tahun, dirancang untuk kamuflase.
Dimorfisme seksual
Tidak ada dimorfisme seksual yang signifikan dalam penampilan. Betina mungkin sedikit lebih besar dan lebih berat daripada jantan, tetapi perbedaannya tidak terlihat di lapangan.

Cara identifikasi

  1. 1

    Ukuran dan Bentuk

    Burung hantu kecil, ramping, dengan kepala bulat dan telinga yang dapat ditegakkan (sering tersembunyi). Postur tegak saat bertengger.

  2. 2

    Warna dan Pola Bulu

    Bulu abu-abu kecoklatan dengan pola samar yang menyerupai kulit kayu. Perhatikan garis skapular pucat di bahu. Bagian bawah lebih terang dengan garis-garis vertikal gelap.

  3. 3

    Mata

    Mata besar, bulat, berwarna kuning cerah adalah ciri khas yang menonjol.

  4. 4

    Telinga (Ear Tufts)

    Telinga kecil dan sering tidak terlihat kecuali saat burung waspada atau terganggu. Jangan mengandalkan ini sebagai satu-satunya ciri identifikasi.

  5. 5

    Panggilan

    Panggilan 'tyu-tyu-tyu' yang monoton dan berulang adalah cara terbaik untuk mendeteksi dan mengidentifikasi spesies ini, terutama saat burung sulit terlihat.

  6. 6

    Perilaku

    Seringkali bertengger tegak di dekat batang pohon, menggunakan kamuflase untuk menyatu dengan lingkungan. Nokturnal, sehingga paling aktif setelah gelap.

Habitat dan persebaran

Bioma
Hutan gugur, hutan campuran, kebun buah, taman, perkebunan, dan area pedesaan dengan pohon-pohon tua.
Persebaran geografis
Berkembang biak di Eropa Selatan dan Tengah, Afrika Utara, dan sebagian besar Asia Barat hingga Asia Tengah. Bermigrasi ke Afrika sub-Sahara untuk musim dingin.
Rentang ketinggian
Umumnya ditemukan dari permukaan laut hingga sekitar 2000 meter, meskipun dapat ditemukan lebih tinggi di beberapa daerah.
Lingkungan yang disukai
Lebih menyukai habitat terbuka dengan pohon-pohon yang tersebar, seperti kebun buah-buahan tua, taman, hutan tepi sungai, dan pinggiran hutan. Membutuhkan lubang pohon atau celah untuk bersarang.

Perilaku

Waktu aktivitas
Nokturnal. Paling aktif saat senja dan fajar, serta sepanjang malam.
Kebiasaan makan
Berburu serangga besar seperti ngengat, kumbang, jangkrik, dan belalang. Juga memangsa laba-laba, cacing tanah, dan kadang-kadang vertebrata kecil seperti kadal atau tikus kecil. Berburu dari tenggeran, meluncur turun untuk menangkap mangsa di tanah atau di dedaunan.
Perilaku sosial
Umumnya soliter di luar musim kawin. Selama musim kawin, mereka membentuk pasangan monogami. Tidak membentuk kawanan.
Pola terbang
Penerbangan ringan dan bergelombang, seringkali dengan kepakan sayap yang cepat diikuti oleh meluncur. Sangat lincah saat berburu serangga di udara.
Pola migrasi
Migran jarak jauh. Sebagian besar populasi berkembang biak di Eropa dan Asia bermigrasi ke Afrika sub-Sahara untuk musim dingin, tiba pada bulan September-Oktober dan kembali pada bulan Maret-April.
Teritorialitas
Jantan mempertahankan wilayah kawin dengan panggilan vokal. Pasangan akan mempertahankan area sarang mereka.

Kicauan dan suara

Kicauan
Panggilan kawin jantan adalah 'tyu-tyu-tyu' atau 'kyu-kyu-kyu' yang monoton, berulang, dan bernada tinggi, seringkali diulang setiap 2-3 detik. Panggilan ini dapat terdengar dari jarak jauh dan merupakan cara terbaik untuk mendeteksi keberadaan burung ini.
Panggilan
Selain panggilan kawin, mereka juga memiliki berbagai panggilan kontak dan alarm yang lebih lembut, seperti 'kwee' atau 'churr' yang digunakan antar pasangan atau saat merasa terancam.
Kapan bersuara
Paling vokal saat senja dan fajar, serta sepanjang malam, terutama selama musim kawin (April-Juli).

Reproduksi

Musim kawin
April hingga Juli, tergantung pada lokasi geografis.
Kebiasaan bersarang
Tidak membangun sarang. Bersarang di lubang pohon alami, lubang bekas pelatuk, atau celah di dinding dan bangunan. Kadang-kadang menggunakan kotak sarang buatan.
Jumlah telur
2-6 telur, biasanya 3-4.
Deskripsi telur
Telur berwarna putih bersih, bulat, dan mengkilap. Ukuran sekitar 31 x 27 mm.
Masa inkubasi
24-25 hari, dierami terutama oleh betina.
Masa terbang
Anak burung meninggalkan sarang (fledge) pada usia sekitar 21-23 hari, tetapi masih bergantung pada induknya selama beberapa minggu setelahnya.
Perawatan orang tua
Kedua induk memberi makan anak burung. Betina mengerami telur dan menghangatkan anak burung, sementara jantan membawa makanan. Setelah menetas, kedua induk berburu untuk memberi makan anak-anaknya.

Di mana ditemukan

Kebun Buah Tua dan Taman

Area dengan pohon-pohon tua yang menyediakan lubang sarang dan banyak serangga.

Pinggiran Hutan dan Hutan Tepi Sungai

Habitat campuran yang menyediakan tempat berlindung dan area berburu yang terbuka.

Perkebunan dan Pedesaan

Area pertanian dengan pohon-pohon yang tersebar dan struktur tua.

Tips lapangan

  1. Dengarkan Panggilan. Ini adalah cara paling efektif untuk menemukan Eurasian Scops Owl. Dengarkan panggilan 'tyu-tyu-tyu' yang monoton saat senja atau malam hari, terutama di musim kawin.
  2. Cari di Pohon Tua. Periksa lubang pohon atau celah di pohon-pohon tua, karena mereka menggunakannya untuk bersarang dan bertengger di siang hari.
  3. Gunakan Senter dengan Hati-hati. Saat mencari di malam hari, gunakan senter dengan filter merah untuk meminimalkan gangguan pada burung. Cari pantulan mata kuning cerah.
  4. Perhatikan Kamuflase. Burung ini sangat ahli dalam berkamuflase. Cari bentuk yang tidak biasa di kulit kayu atau cabang pohon. Mereka sering bertengger tegak dan menyempitkan tubuh mereka untuk menyerupai cabang patah.
  5. Waktu Terbaik. Musim kawin (April-Juli) adalah waktu terbaik untuk mendengarkan panggilan mereka. Saat migrasi (Maret-April dan September-Oktober), mereka mungkin terlihat di habitat yang tidak biasa.

Spesies serupa

Pallid Scops Owl

Otus brucei

Pallid Scops Owl memiliki bulu yang lebih pucat dan lebih berpasir, dengan pola yang lebih halus dan kurang kontras. Mata cenderung lebih oranye-kuning. Panggilan mereka juga berbeda, Pallid Scops Owl memiliki panggilan 'hoo' yang lebih lembut dan berulang.

Western Screech Owl

Megascops kennicottii

Western Screech Owl ditemukan di Amerika Utara dan memiliki pola bulu yang lebih bervariasi (abu-abu atau kemerahan) dengan garis-garis vertikal yang lebih tebal. Panggilan mereka adalah serangkaian siulan yang berakselerasi atau getaran. Meskipun mirip dalam ukuran dan bentuk, distribusi geografisnya berbeda.

African Scops Owl

Otus senegalensis

African Scops Owl memiliki bulu yang lebih hangat, coklat kemerahan, dan seringkali memiliki garis-garis yang lebih tebal. Panggilan mereka adalah 'prrrp' yang berulang dan lebih cepat. Distribusi geografisnya juga berbeda, terbatas di Afrika.

Fakta singkat

Status Migrasi:
Migran jarak jauh
Aktivitas:
Nokturnal
Diet Utama:
Serangga besar
Habitat Sarang:
Lubang pohon atau celah
Panggilan Khas:
Monoton 'tyu-tyu-tyu'

Fakta menarik

  • Eurasian Scops Owl memiliki kemampuan kamuflase yang luar biasa, seringkali menyatu sempurna dengan kulit pohon sehingga sangat sulit ditemukan di siang hari.
  • Nama 'scops' berasal dari bahasa Yunani kuno 'skopos' yang berarti 'pengamat', mungkin merujuk pada mata mereka yang besar dan tajam.
  • Meskipun ukurannya kecil, mereka adalah predator yang tangguh dan dapat menangkap mangsa yang hampir sebesar tubuh mereka sendiri.
  • Panggilan mereka yang monoton seringkali menjadi salah satu suara malam yang paling dikenal di pedesaan Eropa selama musim panas.
  • Burung hantu ini dapat memutar kepalanya hingga 270 derajat, memungkinkan mereka untuk mengamati lingkungan tanpa harus menggerakkan tubuh.

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan
Animalia
Filum
Chordata
Kelas
Aves
Ordo
Strigiformes
Famili
Strigidae
Genus
Otus
Spesies
Otus scops

Jelajahi Eurasian Scops Owl

Identifikasi burung di mana saja

Gratis di iOS, Android, dan Web. Identifikasi foto & suara, database spesies lengkap, dan daftar pribadi Anda.

Buka di aplikasi